Freeport Resmi Serahkan Tiga Klinik kepada Pemerintah Kabupaten Mimika

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14| PT Freeport Indonesia resmi serahkan tiga klinik yang di dirikan dan dikelola oleh Freeport kepada Pemkab Mimika. Tiga klinik tersebut adalah Klinik di SP9, SP12 dan Pomako. Penyerahan tiga klinik tersebut di serahkan secara simbolis disaksikan oleh Asisten 2 Sekda Mimika bidang Perekonomian & Pembangun Ir Syahrial.

Serah terima klinik ini ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima
oleh Director & EVP Social Responsibilty & Community Development PTFI, Claus Wamafma didampingi Vice President Government Relations, Jonny Lingga kepada Pemkab Mimika yang di wakili oleh Kepala Dinkes Mimika Reynold Ubra di klinik Utikini baru SP 12, Kamis (24/6/2021).

Bacaan Lainnya

Bupati Mimika dalam sambutannya yang di bacakan oleh Asisten 2 Sekda Mimika bidang Perekonomian & Pembangun Ir Syahrial mengatakan, dengan adanya sarana kesehatan dalam bentuk gedung yang memadai sangat diperlukan untuk menunjang kegiatan pelayanan kesehatan dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Mimika.

Dengan adanya klinik Pemda ini kita berharap agar masyarakat yang berada di lingkungan utikini baru SMP 12 dan sekitarnya dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang cepat dan terjangkau sehingga permasalahan permasalahan kesehatan bisa ditangani dengan cepat dan diselesaikan sesuai dengan kondisi dan potensi yang ada.

“Saya atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika mengucapkan terima kasih kepada PT Freeport Indonesia yang telah mempercayakan klinik Pratama ini kepada pemerintah daerah untuk dikelola langsung oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika,” tuturnya.

Syahrial menjelaskan bahwa sarana dan prasarana Kesehatan merupakan salah satu wujud komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika untuk senantiasa mendukung terselenggaranya pelayanan kesehatan yang lebih baik serta sekaligus menjawab tantangan kebutuhan pelayanan kesehatan yang terus meningkat sebagaimana kita ketahui bahwa keberadaan fasilitas fisik adalah sarana penunjang yang penting dalam pelayanan kesehatan karena kesembuhan seseorang pasien tidak hanya ditentukan oleh perawatan tetapi juga fasilitas medis dan sarana yang memadai

Dengan hadirnya klinik Pemda ini diharapkan dapat semakin mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat serta mampu menjadi ujung tombak dalam mewujudkan tercapainya keberhasilan pelaksanaan pembangunan di bidang kesehatan dan semoga dengan adanya klinik Pemda di Kabupaten Mimika dapat membantu Pemerintah Kabupaten Mimika dalam upaya menghasilkan sumber daya manusia yang sehat guna mendukung tercapainya pembangunan pada bidang kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Mimika

Semoga klinik Pemda ini dapat terus memberikan pelayanan yang berkualitas sesuai visi dan misinya Untuk itu saya berharap kerja sama kita semua dalam hal manajemen kesehatan karena masih banyak hal-hal yang perlu dibenahi untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang mudah murah cepat dan nyaman di Kabupaten Mimika

“Saya berpesan kepada masyarakat yang ada di Kota Timika khususnya masyarakat di daerah utikini baru SMP 12 dan sekitarnya agar dapat memanfaatkan keberadaan klinik pendek ini serta turut menjaga dan merawatnya dengan sebaik-baiknya,” jelasnya.

EVP Community Relations & Community Development PTFI, Claus Wamafma mengatakan, PTFI terus mengambil peran memberikan dukungan pada kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat melalui pembangunan dan pengoperasian rumah sakit dan beberapa klinik di wilayah Kabupaten Mimika, seperti Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Mimika, klinik di SP9, SP12 dan Pomako, serta klinik Sexual Transmission Infection (TB-STI).

“PTFI juga menjadi penggerak utama dalam program pengendalian malaria yang dilakukan dalam kemitraan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika,” kata Claus.

Claus mengungkapkan bahwa, PTFI akan mendukung dalam pemeliharaan gedung dan operasional klinik, sedangkan pihak Pemda mengambil peran pengadaan dokter dan tenaga penunjang medis seperti analisis kesehatan, ahli gizi, apoteker, perawat, bidan dan ahli kesehatan lingkungan serta pengadaan obat-obatan.

“Tujuan penyerahan klinik ini adalah untuk memaksimalkan kualitas dan kapasitas layanan kesehatan terhadap masyarakat, serta memenuhi standar perizinan dan kelayakan sebuah klinik,”ungkapClaus.

Claus menambahkan bahwa, pihaknya berterimakasih kepada Pemkab Mimika telah memikirkan secara komprehensif strategi bagaimana pelayanan dan kualitas pelayanan di Mimika bisa ditingkatkan dengan mengajak PTFI. Juga Kepada PTFI Community Health Departement yang telah hadir hampir 30 tahun memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Hari ini kita tandai perjalanan baru dengan Pemda, kita akan memastikan pelayanan bersinergi dengan baik dan PTFI akan tetap hadir untuk pastikan dukungan penuh untuk bisa hidup dengan sehat,” tuturnya.

Merujuk pada Peraturan Presiden (Perpres) No.38/tahun 2015, terkait Public Private Partnership (PPP) atau Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) yang mengatur skema penyediaan infrastruktur publik yang melibatkan peran pihak swasta, PTFI menyerahkan tiga klinik yang dibangun di kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika pada Kamis, 24 Juni 2021 bertempat di Klinik SP12.

PTFI akan mendukung dalam pemeliharaan gedung dan operasional klinik, sedangkan pihak pemda mengambil peran dalam pengadaan dokter, dan tenaga penunjang medis (analisis Kesehatan, ahli gizi, apoteker, perawat, bidan dan ahli Kesehatan lingkungan), serta pengadaan obat-obatan.

Ijin operasional klinik telah dikeluarkan berdasarkan SK Bupati pada Agustus 2019 untuk ketiga klinik dimaksud dengan nama Klinik PEMDA Utikini Baru, Klinik PEMDA Wangirja dan Klinik PEMDA Pomako. Tujuan penyerahan klinik ini adalah untuk memaksimalkan kualitas dan kapasitas layanan kesehatan terhadap masyarakat, serta memenuhi standar perizinan dan kelayakan sebuah klinik.

Reporter : Enol
Editor : Tahir

  • Whatsapp

Pos terkait