Freeport Diminta Lebih Utamakan Menyerap Komoditas Lokal

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14| Dalam rangka mendorong komoditas lokal di Timika dapat diserap oleh PT.Freeport Indonesia Bupati ajak pihak PTFI dan PT.Pangansari Utama kunjungi peternakan ayam dan babi yang ada di Mimika. Peninjauan tersebut berlangsung pada Senin (12/4/2021).

Bupati dan rombongan mengunjungi beberapa peternakan diantaranya peternakan ayam di wilayah Irigasi, Logpon, dan peternakan Babi di wilayah SP 3. Bupati pun memberikan penjelasan mengenai potensi ikan dan juga potensi perkebunan di Mimika.

Bacaan Lainnya

“Jadi kunjungan kita ke peternakan ayam potong, petelur dan babi, kemudian ikan, khususnya, kita ingin lihat potensinya seperti apa, kemudian semua ini (peternakan) milik masyarakat lokal, sekarang mereka mau jual kemana, itu yang kita akan usahakan,” kata Bupati Eltinus Omaleng kepada wartawan di sela – sela kegiatan tinjauan lapangan, Senin (12/4/2021).

Bupati mengapresiasi masyarakat yang mau berusaha untuk membuat kandang dan beternak. Menurutnya hal tersebut merupakan hal yang sangat positif, karena ada PTFI sebagai tujuan pasar.

“Namun seiring berjalannya waktu PTFI tidak ambil dari produk lokal disini, makanya kami (Pemkab) berupaya berkomunikasi dengan pihak PTFI dan Pangansari untuk mungkin ada rencana buat produk peternakan itu,” tegasnya.

Menurut Bupati untuk sementara Pemkab bersama dengan PTFI dan Pangansari akan melihat konsisten dan kualitas produk peternakan tersebut. Jika sudah siap maka akan ada pembicaraan untuk di drop ke PTFI.

Bupati juga mengomentari terkait ayam potong didatangkan dari luar Timika, Ia pun menargetkan jika produk lokal sudah siap, maka Timika tidak akan lagi mengambil komoditas dari luar Timika. Bahkan Bupati ingin agar Mimika bisa menjadi penyuplai ke 15 Kabupaten lain di Papua.

“kita bisa jual ke 15 kabupaten yang lain seperti Deiyai, Dogiai, Puncak, Yahukimo, dan daerah lainnya. Kita layani semua, ini yang akan kami usahakan,” tuturnya

Bupati mengaku kunjungan yang dilakukan menjadi kesempatan yang baik untuk memantau dan melihat bagaimana kemampuan peternakan dan perkebunan serta perikanan di Mimika. “Kesempatan yang baik ini kami mau lihat apakah kita mampu untuk layani daerah lain termasuk PTFI yang biasanya membutuhkan 100 ribu kilo ayam,untuk karyawan dan keluarga, kita mampu atau tidak untuk layani satu hari,” jelasnya.

Reporter : Enol
Editor : Tahir

  • Whatsapp

Pos terkait