FPHS Tsingwarop Siap Gelar Rapat Sosialisasi

  • Whatsapp

TIMIKA – Tabaos14   I   Forum Pemilik Hak Sulung Tsinga, Waa/Banti dan Aroanop (FPHS Tsingwarop) yang dimotori ketuanya Yafet Manga Beanal, Sabtu (11/01) siap menggelar rapat sosialisasi akbar yang melibatkan 12 wilayah adat yang ada di wilayah Kabupaten Mimika di aula Cenderawasih Serayu  Hotel.

Sekretaris FPHS Tsingwarop, Yohan Zonggonau yang dikonfirmasi via selulernya menjelaskan kepada Tabaos14.com, Kamis (09/11) membenarkan rencana itu dan mengakui undangan sudah dibagikan dan datang atau tidaknya sejumlah pihak yang diundang, sosialisasi tetap harus digelar.

Bacaan Lainnya

Disinggung soal agenda sosialisasi, Yohan Zonggonau menjelaskan, pertemuan sosialisasi FPHS Tsingwarop ini dimaksudkan untuk menjelaskan histori perjalanan FPHS Tsingwarop dari awal hingga saat sekarang.

“Bagaimana kinerjanya sehingga jangan sampai masih ada masyarakat yang salah paham,” kata Zonggonau.

Bahkan menurutnya, bagaimana perjalanan FPHS Tsingwarop ini sejak awal dalam memperjuangkan nasib pemilik hak sulung warga Tsinga, Waa, dan Aroanop terhadap gunung Tembagapura sebagai area operasi penambangan yang sejak 52 tahun silam sampai saat ini tak pernah kunjung dihargai oleh pihak PT Freeport maupun pemerintah. Termasuk disaat ini, dikala PT Inalum juga sudah terlibat didalamnya dan sudah terjadi pembagian saham, namun warga pemilik hak sulung ini belum pernah juga dilibatkan dalam semua aktivitas pengambilan keputusan itu.

“FPHS Tsingwarop ini berharap semua masyarakat yang diundang bisa hadir untuk bersama-sama mendengarkan apa yang selama ini sudah diperjuangkan bersama melalui wadah FPHS Tsingwarop ini. Bahkan apa yang akan dilakukan ke depannya. Saya sendiri akan memoderator rencana pertemuan sosialisasi itu,” aku Yohan Zonggonau.

Selain akan dihadiri perwakilan tiga Wilayah Adat dari kampung Tsingwarop, rapat sosialisasi ini juga rencananya dihadiri perwakilan masyarakat dari sembilan wilayah adat lainnya, mulai dari Kampung Jigimugi hingga Delama yang ada di wilayah Mimika ini.

“Kita berharap hasil sosialisasi berlangsung baik dan menghasilkan hal-hal produktif dalam meneruskan langkah perjuangan yang dilakukan FPHS Tsingwarop ini. (Samone)

Pos terkait