FPHP OAP Sarankan Pansel Kursi 14 DPRP Langsung Tetapkan 42 Nama

  • Whatsapp

Ketua Forum Pemilik Hak Politik Orang Asli Papua (FPHP OAP), Alexander Napi bersama pengurus dan anggota. (Foto: Istimewa)

JAYAPURA – Tabaos14     I     Sebagaimana Peraturan Daerah Khusus (Perdasus) No 9 Tahun 2019 tentang Tatacara Pengisian Keanggotaan DPRP melalui mekanisme pengangkatan periode 2019-2024, maka mekanisme pentahapan yang harus dilakukan Panitia Seleksi (Pansel) adalah langsung menetapkan 42 nama dan bukannya malah 400 nama.

Bacaan Lainnya

Ketua Forum Pemilik Hak Politik Orang Asli Papua (FPHP OAP), Alexander Napo menyampaikan itu via selulernya, Minggu (03/05) sore kepada tabaos14.com dari Jayapura.

Dikatakan Alex, sesuai dengan tahapannya, Pansel diakui telah bekerja sampai dengan tahapan verifikasi administrasi dan telah menghasilkan 400 lebih yang lolos tahapan yang dilakukan.

Pansel sudah melaksanakan tahapan wawancara yang berakhir pada 14 Maret 2020 sesuai dengan Pasal 29 ayat 4 Perdasus No 9 Tahun 2019 itu. Namun sesuai Perdasus itu juga, harusnya hasil dari proses wawancara yang harus dihasilkan adalah 42 Calon Tetap.

“Bukannys menghasilkan 200 nama atau 150 nama yang tentu saja bertentangan dengan Perdasus itu sendiri,” kata Alex.

Untuk itu, karena 14 Kursi itu ada karena kepentingan masyarakat Adat Papua. “Maka kami meminta agar Pansel jangan segan-segan untuk, setelah wawancara menghasilkan 42 nama Calon Tetap anggota DPRP itu melalui mekanisme Pengangkatan.

Alasan mengapa 42 nama itu harus diumumkan adalah karena kalau menetapkan 150 nama, tentunya sama saja Pansel kembali ke tahapan yang sudah lewat dan atau harus membuat satu tahapan lagi. Apakah wawancara lagi atau fit and proper test lagi, sehingga menjadi dasar untuk bisa dilakukannya penetapan.

Kalau ditetapkan 150 nama, lanjut FPHP OAP, apakah penetapan itu dapat dilaksanakan.

Sedangkan, jelas Alex yang didampingi rekan pengurus FPHP OAP lainnya, Papua sekarang ini sementara melakukan penutupan mobilisasi atau lock down akibat Pandemik Covid-19 ini. Jadi, bagaimana dengan mereka yang sekarang di daerah, yang belum tentu akan bisa datang ke Jayapura. Sementara, Pansel juga kan belum tentu bisa ke daerah.

Terkait perintah Pasal 24 Ayat 1 dan 2 yang memerintah Pansel agar menetapkan bakal calon anggota DPRP berdasarkan hasil verifikasi administrasi (Ayat 1). Termasuk terkait penetapan bakal calon, sebagaimana diamanatkan Ayat 1 bahwa, paling banyak 30 orang masing-masing dari wilayah adat di Papua. Sehingga jumlahnya 150 orang, telah dilakukan dengan menetapkan 400 orang sebagai hasil verifikasi administrasi. Proses ini kan, sebenarnya sudah dilewati dan telah diberikan peluang lebih besar kepada 400 orang.

Karenanya, FPHP OAP menyarankan Pansel,
sebaiknya menetapkan langsung 42 nama. Bahkan pada hari penetapan itu juga, hasilnya diserahkan langsung ke MRP untuk mendapat pertimbangan. (Sam Nussy)

  • Whatsapp

Pos terkait