Forum Perangkat Daerah Resmi Ditutup, 346 Kegiatan Disetujui

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14| Sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Mimika Michael Ghomar resmi menutup kegiatan Forum Perangkat Daerah (FPD) yang ditandai dengan pemukulan tifa dan penandatanganan berita acara oleh Sekda dan Kepala Badan perencana pembangunan daerah (Bappeda) Yohana Paliling di hotel Cendrawasih 66, Jumat (26/3/2021).

Sebanyak 346 usulan kegiatan disetujui dan 206 usulan kegiatan ditolak atau ditunda. Dalam Forum Perangkat Daerah juga di sepakati empat poin penting yaitu Pertama, menyepakati program dan kegiatan prioritas, dan indikator kinerja yang disertai target dan kebutuhan pendanaan, yang telah diselaraskan dengan usulan kegiatan prioritas.

Bacaan Lainnya

Kedua, menerima rancangan Renja Perangkat Daerah Kabupaten Mimika Tahun 2021. Ketiga, Menyepakati daftar usulan program dan kegiatan lintas perangkat. Keempat, hasil kesepakatan akan dijadikan sebagai bahan penyempurnaan rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Mimika Tahun 2022.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mimika Yohana Paliling saat membacakan laporan hasil kegiatan menyampaikan bahwa, setelah memperhatikan, mendengar dan mempertimbangkan tanggapan dan saran dari seluruh peserta Forum Perangkat Daerah atau Lintas Perangkat Daerah Kabupaten.

Terhadap materi yang dipaparkan oleh masing-masing ketua kelompok diskusi, yang juga telah dirangkum menjadi hasil keputusan kelompok diskusi.Forum OPD yang diselenggarakan telah menghasilkan total sebanyak 552 usulan kegiatan. “Total kegiatan yang disetujui adalah 346 kegiatan dengan sisa 206 kegiatan ditolak atau ditunda,” tuturnya.

Sementara Sekda Mimika Michael Gomar dalam sambutan penutupan kegiatan mengatakan persoalan pokok yang dihadapi dalam perencanaan pembangunan terletak pada proses menentukan program kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Saat ini kita dihadapkan pada keterbatasan sumber daya, dalam hal ini pendanaan maka pertemuan kali ini (Forum OPD) penting dilakukan agar dapat menyatukan dan menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan dokumen perencanaan strategis,” tuturnya.

Gomar berharap Forum yang dilaksanakan dapat memperkaya dan menyenpurnakan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Mimika yang akan mulai diterapkan pada 2022 mendatang. Hasil kesepakatan yang telah dibuat juga akan digunakan sebagai bahan penyususnan RKPD, yang berguna untuk menetapkan arah kebijakan dan prioritas pembangunan daerah serta memastikan usulan distrik yang sudah disepakati dalam Forum OPD dilaksanakan.

“Saya imbau juga agar apa yang sudah disepakati benar-benar diperhatikan, dan selanjutnya hasil kesepakayan antara Distrik dan OPD ini disesuaikan dengan Rencana Kerja OPD, untuk kemudian dibahas dalam musrenbang Kabupaten,” ungkapnya.

Reporter : Enol
Editor : Tahir

  • Whatsapp

Pos terkait