Empat Pengedar Narkoba Dibekuk Sat Narkoba Polres Mimika

TIMIKA – Tabaos14    I     Pihak kepolisian Polres Mimika melalui Sat Narkoba Polres Mimika, Kamis (09/01), berhasil membekuk empat orang pelaku kejahatan peredaran gelap narkoba di Kabupaten Mimika.

Keempatnya pelaku yang dibekuk di tempat yang berbeda adalah ARR alias J (33) Warga Jalur Patimura dibekuk oleh pihak kepolisian di Jalan Freport Lama Gorong- Gorong Timika.

Bacaan Lainnya

Dari tangan ARR polisi berhasil mengamankan Narkotika jenis Sabu didalam bungkus rokok Sampurna.
ARR kemudian dibawa ke Kantor Polisi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, dari pengembangan terhadap AAR, polisi mendapatkan informasi bahwa ada lagi pemain lain.

Polisi kemudian bergerak menuju Jalan Budi Utomo Patimura ujung, samping Toko Rehan Timika lalu membekuk, S alias A (31). Dari tangan S polisi mengamankan satu paket kecil yang diduga narkotika jenis sabu di dalam kemasan teh kotak, yang diletakan dipingir jalan.

Ditempat berbeda polisi juga membekuk, S alias A (29) di rumah kosnya, di jalan Irigasi gang Flora. Dari hasil penggeledahan S alias A, ditemukan Barang Bukti (BB) berupa 1 (satu) paket berisikan serbuk kristal narkoba jenis sabu satu paket.

S diduga kuat merupakan pemain lama karena pada Juni dan Agustus 2019, oknum S sempat digeledah pihak kepolisian terkait dengan kasus narkotika. Namun pada waktu itu, polisi tidak menemukan barang bukti sehingga tidak dilanjutkan ke tingkat penyidikan.

Dari keterangan S, barang haram tersebut ia dapatkan dari seorang yang berama G, yang sampai saat ini masih menjadi buron Polres Mimika. Kepada polisi, S mengakui bahwa, sejak akhir tahun 2018, dirinya mulai melakukan bisnis barang haram tersebut.

Polisi juga membekuk MTT alias T (26). T adalah prantaranya S, dan T ini mengambil barang haram tersebut dari S lalu menjulanya. Kepada polisi, T mengakui sudah menjadi perantara S sejak tahun 2017.

Selain menjual barang haram tersebut, T juga membeli untuk dipakai sendiri. Oknum T sendiri dibekuk di kediamannya di jalan Irigasi gang Flora pada, Kamis (9/1) oleh pihak Sat Narkoba Polres Mimika.

Kempat tersangka ini tidak tergabung dalam satu jaring peredaran narkoba. ARR alias J (33) satu jaringan bersama S alias A (31), mendatangan sabu dari luar Timika. Sementara S alias A (29) bersama MTT alias T, juga memilik jaringan tersendiri. Narkotika jenis sabu yang dijual tersebut, juga didatangkan dari luar Timika.

Operasi pengangkapan terhadap empat orang pelaku pengedar narkotika di Kabupaten Mimika ini, dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polres Mimika, Iptu Sugarda Adytia B.T bersama tim Sat Narkoba Polres Mimika.

Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gede Era Adhinata saat menggelar konferensi pers di Markas Polres Mimika, Mile 32 Jalan Agimuga Distrik Kuala Kencana, Sabtu (11/01) mengatakan, pihaknya sudah melakukan penyelidikan terhadap kasus ini sejak bulan desember 2019. Akhirnya, pada Kamis (9/01), pihaknya berhasil mengungkap jaringan peredaran gelap narkoba di Kabupaten Mimika ini.

“Untuk beberapa kasus di Timika ini, sebagian besar didapat di daerah Jawa. Modusnya adalah yang bersangkutan menghubungi bandar lalu mengirim nomor rekening. Nanti dihubungi lagi oleh bandar, baru ditentukan tempat untuk pengambilan barang. Keempat pelaku ini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Ada sebagian sebagai kurir, ada sebagaian sebagai pemakai sekaligus pengedar,” kata Kapolres Era Adhinata.

AKBP Era Adhinata bahkan mengatakan bahwa kasus ini adalah kasus yang pertama yang berhasil diungkap pihaknya di tahun 2020. Dari ke empat tersangka, pihak kepolisian berhasil mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 1, 7 gram.

“Pasaran di Timika 1 gram Rp2, 4 juta, mereka beli dari Jawa itu Rp1, 8 juta. Bandarnya semua dari luar dan kita terus lakukan penyelidikan. Pasal yang dikenakan kepada ke empat tersangka ini adalah Pasal 114 ayat 1, terus Pasal 112 ayat 1, Pasal 127 ayat 1 Huruf A UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman keseluruhannya, 20 tahun penjara,” kata Kapolres Era Adhinata.(**/samone)

Pos terkait