DPRD Mimika Sarankan Penjualan Miras Pabrik Tidak Di Monopoli Satu Distributor

Ketua II DPRD Mimika Yohanes Felix Helyanan

Timika – Tabaos14 | DPRD Mimika meminta kepada menyarankan kepada Pemkab Mimika agar penjualan miras pabrik tidak di monopoli oleh satu distributor saja. Pasalnya distributor juga membuka kios-kios pengecer yang seharusnya bisa dikelola orang lain.

Wakil Ketua II DPRD Mimika Yohanes Felix Helyanan mengatakan, Jika distributor juga turun jadi pengecer berarti bisnis miras hanya dikuasai oleh satu dua orang saja. Hal tersebu dikarenakan ketidak tegasan dari Pemkab Mimika.

Bacaan Lainnya

“Ini juga karena ketidaktegasnya OPD terkait sehingga miras hanya dikuasai okeh orang tertentu saja,” tuturnya.

Yohanesmenyarankan kepada pemkab, agar lebih tegas dengan pengusaha miras dimana kalau sudah distributor jangan lagi mau ambil alih kios dingin lagi.

“Kios dingin kasih ke pengecer-pengecer sehingga orang lain juga bisa hidup dari bisnis ini. Jangan dari yang besar sampai dengan yang kecil dicaplok semua tanpa bagi-bagi rezeki dengan yang lain,” ungkapnya.

Menurut Yohanes jika dihitung berapa besar pendapatan untuk daerah dari bisnis minuman haram ini kata dia, pengusaha harus sampaikan terbuka kepada masyarakat Mimika berapa pendapatan yang sumbangkan buat pembangunan daerah. Pendapatan itu apakah masuk ke pemkab atau melalui OPD-OPD terkait.

Selain itu apakah miras yang masuk dikenakan dengan harga yang sama atau berbeda. Misalnya bir dan anggur apakah sama atau beda nilainya. Selanjutnya jenis mension dan vodka apakah sama atau beda.

“Ini musti dijelaskan OPD teknis atau pengusaha miras sebagai distributor,” ujarnya.

Pos terkait