DP3AP2-KB Gelar Kegiatan Penguatan Jejaring Antar Lembaga dan Pemberian Vitamin dan Makanan Tambahan

  • Whatsapp
Foto bersama usai kegiatan pemberian vitamin dan makanan tambahan

Timika – Tabaos14 | Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Mimika Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DP3AP2-KB) Kabupaten Mimika menggelar kegiatan penguatan jejaring antar lembaga penyedia layanan perlidungan perempuan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Latihan Kerja (BLK) Nawaripi, Selasa (31/8/2021).

Bacaan Lainnya

Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Mimika, Yulianus Sasasari menyampaikan, tujuan dilakukan kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program gagal tumbuh pada anak usia Balita akibat kekurangan gizi kronis, dan stimulasi psiko sosial dalam 1000 hari pertama kehidupan.

Lanjut Sasarari, dari hasil riset kesehatan dasar tahun 2018 menunjukan penurunan prevalensi atau proposi dari populasi yang memiliki karakteristik dalam jangka waktu tertentu di tingkat nasional sebesar 6,4 persen selama periode 5 tahun yaitu dari 37,2 persen (2013) menjadi 30,8 persen (2018).

“Hasil riset menunjukan penurunan angka stunting selama 5 tahun terakhir,” kata Sasarari.

Strategi nasional percepatan pencegahan anak kerdil (Stunting) bertujuan untuk mempercepat pencegahan stunting dalam kerangka kebijakan dan institusi yang ada.

Hal ini tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional tahun 2020-2024 yang menetapkan target penurunan prevalensi stunting sebesar 14 persen pada tahun 2024.

Harapannya Pemkab Mimika melakukan kegiatan penguatan jenjang antar lembaga penyedian layanan perlindungan perempuan, khususnya pembagian vitamin dan makanan tambahan kepada anak balita yang mengalami stunting dan Ibu hamil, semoga dengan bantuan ini dapat membantu penurunan angka stunting di kabupaten mimika.

“Data RPJMN terjadi penurunan sebesar 14 persen,” ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DP3AP2-KB) Kabupaten Mimika, Maria Rettob mengatakan, pihaknya bekerjasama Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika untuk melakukan pencegahan stunting.

“Pencegahan stunting ini salah satunya pembagian vitamin dan pembagian makanan tambahan pada anak balita yang mengalami stunting dan Ibu hamil, semoga anak-anak yang ada dalam kandungan tetap sehat.

Sementara jumlah kasus stunting di Kampung Nawaripi pada tahun 2020 berjumlah 86 kasus, namun pada tahun 2021 mengalami penurunan yaitu tinggal 40 kasus.

Lanjutnya, untuk kegiatan pencegahan stunting ini, pihaknya akan memprogramkan setiap tahun, namun untuk tahun ini pihaknya lebih fokus pada Distrik Wania dimana sebagai lokasi khusus (Lokus), yaitu Kampung Nawaripi dan Kelurahan Kamoro Jaya.

Hal yang senada juga disampikan oleh Kepala Kampung Nawaripi, Norman Ditubun bahwa untuk pencegahan stunting di kampung Nawaripi menurut saya sangat berhasil karena data stunting tahun 2020 berjumlah 86 kasus, namun pada tahun 2021 mengalami penurunan drastis yaitu tinggal 40 kasus saja,

“Saya atas pemerintahan kampung sampikan terima kasih banyak kepada Dinas Kesehatan Mimika melalui Puskesmas Wania yang telah bersama-sama berjuang keras dalam pencegahan stunting dari tahun 2020 hingga tahun 2021 ini,” kata Norman.

Selain pemberian makanan tambahan dan pembagian vitamin juga ada pemberian permainan anak-anak Paud di Kampung Nawaripi dan Pemberian buku – buku untuk perpustakan Kampung Nawaripi.

Pos terkait