Disnaker Mimika Pastikan Pekerja Asing Di Freeport Miliki Ijin Resmi

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14| Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Mimika menyatakan bahwa semua Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di areal kerja PT Freeport Indonesia memiliki ijin resmi yang di sebut Ijin Memperkerjakan Tenaga Asing (IMTA).

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Mimika Antonius Welerubun mengatakan, selain ijin resmi TKA mereka juga membayar retribusi kepada Disnaker yang dimana retribusi tersebut masuk pada kas daerah.

Bacaan Lainnya

“Kalau diluar Freeport diduga TKA tidak punya ijin resmi. Seperti yang tertangkap di Potowayburu itu mereka tidak pernah melapor ke Disnaker,” kata Antonius Welerubun saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (27/1).

Terkait retribusi Antonius mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan pihak perusahaan yang memperkerjakan TKA untuk membayar retribusi langsung kepada daerah. Pasalnya selama ini sebagian besar pengurusan izin pertamanya dilakukan di pusat.

“Kami meminta untuk perpanjang mereka bayar retribusinya di Mimika sehingga ada income untuk Kabupaten,” ungkapnya.

Antonius mengakui, memang terjadi terjadi perbedaan konsep atau belum ada kesamaan persepsi antara Pemkab Mimika dengan perusahaan menggunakan tenaga kerja asing. Namun Disnaker telah menyatukan persepsi sehingga mereka sudah sepakat tahun ini telah pusatkan pembayaran retribusinya di Kabupaten Mimika.

“Karena kita bukan melihat izin perusahaannya tetapi kita melihat lokasi kerja dari tenaga kerja asing tersebut kita mengacu aturan itu,” tuturnya

Antonius menambahkan, perubahan nama dari IMTA diubah menjadi notifikasi sehingga semuanya satu jaringan sistem dengan imigrasi. Ketika membayar ijin itu sudah terkonek langsung dengan pusat untuk pertama awal dan nanti perpanjangan harus melaporkan Disnaker Kabupaten.

“Sekarang mereka pengurusan itunya online sekarang untuk pembayaran awal memang ini konek dengan pusat dan Imigrasi,” ujarnya.

Untuk jumlah retribusi IMTA yang masuk kas daerah dari data Disnaker Mimika untuk tahun 2020 total sebanyak Rp. 4.280.140.294. Dari total tersebut dengan jumlah TKA yang terdaftar seluruhnya berjumlah 222 orang di hitung dari bulan januari hingga desember tahun 2020.

  • Whatsapp

Pos terkait