Direktur Freeport Bantah Karyawan Tolak Untuk Di Vaksin

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14| Manajemen PT Freeport Indonesia membantah bahwa karyawan Freeport menolak untuk vaksinasi, bahkan melakukan aksi penolakan untuk dilakukan vaksinasi covid 19.

“Karyawan Freeport tidak menolak vaksinasi jadi tidak ada penolakan,” kata Direktur PTFI Claus Wamafma, saat ditemui di hotel Rimba Papua, Sabtu (13/2).

Bacaan Lainnya

Claus menjelaskan, pasca kembalinya warga pengungsi ke Banti beberapa kelompok kecil karyawan yang tinggal di wilayah itu mulai aktif pulang pergi ke tempat kerja. “Isu yang berkembang bukan masalah penolakan vaksinasi tetapi Ketika kampung Banti aktif kembali pasca masyarakat kembali ada sekelompok kecil karyawan yang secara rutin pagi naik kerja dan sore turun kerja,” katanya.

Namun kata Claus, sesuai peraturan, ketika masuk ke area PTFI di Tembagapura memiliki Standart Operating Prosedur (SOP) yang mengharuskan di Antigen. Sehingga sekelompok karyawan tersebut harus di Antigen sehingga dalam satu minggu bisa dua sampai tiga ksli di Antigen.”Itu isunya salah, saya tegaskan kembali bukan penolakan vaksinasi,” jelasnya.

Terkait pelaksanaan vaksinasi secara mandiri Claus juga menegaskan bahwa hingga saat ini PTFI belum melaksanakan vaksinasi sama sekali. Yang sedang melakukan vaksinasi adalah tenaga kesehatan yang di lakukan oleh Pemkab Mimika. “Vaksin masih kepada pekerja medis dan karyawan belum ada yang vaksin,” tegasnya

Untuk Pemesanan vaksin menurut Claus masih dikoordinasikan dengan pemerintah, sehingga pihaknya masih menunggu ijin dari pihak pemerintah. Untuk kapan tersedianya vaksin tergantung kepada pemerintah. “Kita tidak bisa beli vaksin itu tanpa ijin pemerintah dan masi dalam koordinasi. Untuk prosesnya kita akan tetap menunggu ijin dari pemerintah,” ujarnya.

Reporter : Enol
Editor : Tahir

  • Whatsapp

Pos terkait