Dinyatakan Lengkap Berkas Dan Tersangka Kasus Pelecehan Seksual STP Diserahkan Ke Kejari Mimika

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14| Kepolisian resort Mimika menyerahkan berkas serta tersangka kasus pelecehan seksual dan kekerasan yang dilakukan oleh DFL (30) terhadap 25 anak di Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP) ke Kejaksaan Negeri Timika.

Pelimpahan atau penyerahan tersangka DFL bersama barang bukti itu dilakukan setelah pihak Kejaksaan Negeri Timika yang menangani kasus tersebut menyatakan lengkap atau tahap II. “Tahap dua sudah dilaksanakan kemarin di kantor Kejaksaan,” kata Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Hermanto Kamis (10/6).

Bacaan Lainnya

Seperti diketahui, SDFL (30) diciduk polisi karena melakukan kekerasan fisik dan pelecehan seksual terhadap 25 orang anak di SATP. DFL diamankan di rumah keluarganya di jalan Budi Utomo Ujung SP 1 pada awal Maret 2021lalu.

Adapun modus yang dilakukan pelaku dalam melaksanakan aksi bejatnya tersebut adalah dengan mengajak korban ke kamar mandi, kemudian tersangka melakukan pencabulan dan pelecehan seksual terhadap korban. Tersangka melakukan hal itu karena sering memandikan para korban.

Aksi bejat tersangka sudah berlangsung sejak bulan November 2020. Tersangka direkrut pihak yayasaan dan bekerja di Asrama Taruna Papua sejak Januari tahun 2020.

Rata-rata korban kasus pelecehan seksusal dan kekerasan fisik adalah anak-anak berusia 6-13 tahun. Dari 25 korban hampir seluruhnya anak laki-laki dan hanya 1 anak perempuan.

Akibat perbuatannya tersebut DFL dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 5 sampai 15 tahun, ditambah sepertiga dari hukuman tersebut sehingga menjadi 5 sampai 20 tahun.

Reporter : Nay
Editor : Tahir

  • Whatsapp

Pos terkait