Dinas Koperasi Mimika Terkendala Pasarkan Hasil Petani dan Pengrajin

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14 | Komisi B DPRD Mimika mengatakan, Dinas Koperasi Kabupaten Mimika saat ini terkendala memasarkan hasil kerajinan dan pertanian yang ditampung di Dinas tersebut. Pasalnya daya beli serta terbatasnya permintaan membuat OPD tersebut kewalahan untuk menerima hasil dari pengrajin maupun petani.

“ Banyak hal yang perlu dibenahi dalam kerjasama lintas sektoral,dimana koperasi ini baru berdiri sendiri, yang dulunya kita tau kan koperasi ini gabung dengan Diskoperindag,” kata Ketua Komisi B DPRD Mimika, Rizal Pata’dan, usai melakukan rapat dengar pendapat dengan Dinas Koperasi Mimika, Kamis (02/7).

Muat Lebih

Menurut Rizal, jika dilihat Misi dari Diskop ini yakni Meningkatkan kuantitas dan kualitas sumber daya koperasi, Meningkatkan modal sosial dan kapasitas kelembagaan sosial berbasis kebersamaan. Membangun koperasi berbasis potensi sumberdaya strategis melalui pengembangan inovasi dan kreativitas dan memberdayakan UKM sebagai pelaku ekonomi yang memiliki daya saing.

“ Kalau dalam soal membina , yang menjadi kendala Koperasi Mimika adalah masalah pemasarannya, di mana kita tau juga kan Timika punya tambang Freeport dengan penyedia serta pengelolaan hasil pasar adalah pangan sari. katanya juga di mana Freeport sendiri tidak terlalu banyak memesan hasil dari pengelolaan koperasi di mimika,” jelas Rizal.

Rizal berharap, ketika pembahasan tentang perubahan Anggaran tahun 2021, pihakya harus berdiskusi dengan Dinas lainnya dan lintas sektoral. Agar kedepan Dinas tersebut ketika membuat program tidak mubazir atau hanya jalan ditempat.

“ Harus berkesinambungan jangan sampai programnya mubazir. Karena ini saling berkaitan, contohnya ketika Dinas Koperasi membuat 1 kegiatan tetapi kegiatan pendukungnya tidak ada, kegiatan tidak akan berjalan, di harapkan Freeport harus bisa menerima produk lokal, untuk dapat memberdayakan hasil masyarakat di Kabupaten Mimika,” ujarnya.

Reporter : Ifona Akoha
Editor : Tahir