Diduga Lecehkan Orang Kamoro Pemilik Akun NA Dilaporkan Polisi

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14  |  Sekelompok pemuda asal suku Kamoro didampingi oleh Ketua Lembaga Masyarakat Adat Suku Kamoro (Lemasko) Gery Okoare mendatangi kantor pelayanan Polres Mimika di Jalan Cendrawasih, Jumat (26/6). Mereka melaporkan NA karena diduga memposting kata kata yang melecehkan nama orang Kamoro melalui akun media sosialnya.

Menurut Amandus Maroro, laporan tersebut berawal ketika mendapatkan hasil screenshot pembicaraan di Messenger Facebook milik NA kemudian di screenshot dan disebarkan hingga sampai ke WhatsApp Grup Anak Muda Asli Kamoro pada Kamis (25/6).
Dalam screenshot percakapan tersebut, NA menuliskan kata yang dinilai sangat melukai hati masyarakat Kamoro. Karena kata kata tersebut sangat tidak beretika.

Muat Lebih

“Tadi malam kami melihat itu di Sosmed dan kami tidak terima dengan hal itu,” kata Pemuda Kamoro Amandus Maroro kepada wartawan saat ditemui di Kantor Pelayanan Polres Mimika Jumat (26/6).

Amandus mengatakan apa yang di sampaikan oleh NA , melalui obrolan FB dinilai sangat rasial, melecehkan dan merendahkan masyarakat Kamoro.

” Yang bersangkutan harus bertanggung jawab. Di messanger itu dia menghina kami. Kami tidak terima dengan hal itu,” kata Amandus.

Tokoh pemuda Kamoro lainnya Leonardus Tipuka meminta kepada pihak kepolisian segera memanggil para pelaku tersebut dan meminta pertanggung jawabannya di depan hukum atas postingan di sosial media.

” Harga diri kami di injak injak dengan menyepelekan suku Kamoro, Itu juga masuk pada upaya pembunuhan karakter orang Kamoro, dan ini sudah masuk dalam penghinaan terhadap suku bukan individu,” kata Leonardus.

Untuk Leonardus meminta kepada pihak kepolisian agar segera memanggil yang bersangkutan agar yang bersangkutan di proses sesuai dengan hukum yang barlaku.

” Kali ini apa yang kami laporkan tidak di tanggap kami akan bergerak. Suku Kamoro sudah terlalu lama diam. Ini hal yang sangat penting sekali yang harus di tanggap oleh polisi untuk memfasilitasi proses ini. Kalau tidak kami didukung oleh lembaga adat dan seluruh komponen dan pemuda, kami akan bergerak untuk memastikan hak hak orang Kamoro, “kata Leonardus.

Usai dilaporkan di Polres Mimika, Polres Mimika melalui Binmas Polres Mimika mengeluarkan undangan kepada kedua pelaku tersebut untuk datang di Polres Mimika pada Senin(29/6)untuk menjelaskan dan mempertanggung jawabkan maksud dari obrolan yang ada di Facebook yang dinilai menghina suku Kamoro.

Reporter : Misel
Editor : Tahir