Dewan Harap Warga Timika Tidak Demo dan Beri Kepolisian Tangani Penganiayaan di Dogiyai

Anggota DPRD Mimika, Saleh Alhamid

 

TIMIKA – Tabaos14    I    Terkait akan adanya aksi demo yang dilakukan sekelompok warga atas penganiayaan yang dilakukan oleh beberapa warga terhadap almarhum Yus Yunus di Kabupaten Dogiay akhir Februari lalu, pendemo diminta memberi keperyaan pihak Kepolisian untuk menyelesaikannya dengan baik dan tuntas.

Anggota DPRD Mimika, Saleh Alhamid menilai, kasus penganiayaan yang terjadi di Kabupaten Dogiay tidak perlu dilakukan aksi demo di Timika. Sebab kejadiannya bukan di Timika, dan pastinya sudah ditangani sama pihak kepolisian setempat.

“Informasi adanya demo di Kantor DPRD terkait kejadian di Dogiay, yang pertama itu TKP-nya bukan di Timika. Tentunya masalah ini sudah ditangani oleh kepolisian setempat,” kata Saleh saat ditemui di Kantor DPRD Mimika, Senin (2/3)

Menurutnya, berikan kepercayaan kepada pihak kepolisian untuk menjalankan tugasnya, kepada pihak keluarga agar menunggu hasil penyelidikan dan penyidikan, tanpa melaksanakan aksi demo yang nantinya bisa berdampak pada situasi keamanan di Papua.

“Terkait persoalan di Dogiay itu sebaiknya kita serahkan kepada pihak kepolisian, kita disini tidak usah ada begitu, karena tidak mungkin kasus itu diselesaikan disini. Kalau demopun tidak akan menghidupkan orang itu,” terangnya.

Dirinya berharap, pihak keluarga bisa memberikan kesempatan kepada pihak kepolisian dalam bekerja, agar para pelaku penganiayaan bisa segera di tangkap dan diproses hukum.

“Baiknya kita mendesak pihak kepolisian untuk memproses kasus itu secara hukum,” harapnya. (Mrc)

Pos terkait