Bupati Mimika Resmi Buka Musrenbang RKPD Mimika Tahun 2022

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14| Bupati Mimika Eltinus Omaleng secara resmi membuka kegiatan Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Mimika tahun 2022. Pembukaan Musrenbang Kabupaten Mimika tersebut dilakukan di hotel Horison Diana, Jumat (9/4/2021).

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari yaitu tersebut di hadiri oleh Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob, Ketua DPRD Mimika Robby Omaleng bersama unsur pimpinan DPRD dan beberapa anggota DPRD Mimika, Forkopimda Mimika dan beberapa kepala OPD dan perwakilan kepala OPD yang tidak bisa hadir.

Bacaan Lainnya

Bupati Mimika Eltinus Omaleng dalam sambutannya menuturkan pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kabupaten Mimika tahun 2021 dimaksudkan, guna menyusun rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tahun 2022 yang memuat program dan kegiatan prioritas tahunan pemerintah kabupaten mimika dengan tetap mengacu dokumen rencana pembangunan jangka menengah.

RPJMD kabupaten mimika 2020-2024 dan juga melakukan sinkronisasi terhadap prioritas pembangunan nasional pemerintah Provinsi Papua dimana visi dan misi bupatia dan wakil Bupati Mimika serta sasaran strategis arah kebijakan program dan kegiatan prioritas pembangunan daerah ditargetkan mulai capaian kinerja selama 5 tahun kedepan

“Dalam prioritas perencanaan di tahun 2022 pelaksanaan musrembang terkait penyusunan dokumen RKPD 2022 terhadap perubahan yang mendasar yaitu dengan adanya istilah satu tata satu sistim,” kata Bupati.

Menurut Bupati terkait sinegritas dan intergritas perencanaan penganggaran pembangunan dimana pembangunan satu data harus disesuaikan dengan permendagri No 90 tahun 2019 tentang kodefikasi dan nomenklatur perencanaan pembangunan dan keuangan daerah satu sistim dengan permendagri No 70 tahun 2019 tentang sistim informasi pembangunan daerah atau SIPD yangmengharuskan daerah menggunakan SIPD dalam perencanaan dan penganggarannya.

“Sesuai amanat permendagri 70 tahun 2019 ini data dan informasi perencanaan pembangunan daerah dikelola dalam data dan informasi perencanaan pembangunan daerah sebagaimana dimaksud harus memadai prinsip satu data seluruh Indonesia sesuai dengan ketentuan perundang-undangan,” tuturnya.

Bupati mengungkapkan bahwa, mengingat keterbatasan pendanaan APBD akibat dari belum pulihnya ekonomi akibat adanya pandemi covid 19 yang mengakibatkan dampak di berbagai sektor tidak diakomodirnya semua usulan program dan kegiatan prioritas maka perlu dilakukan sinegritas sehingga program dan kegiatan yang tidak dapat dibiayai dari APBD dapat dibiayai dari APBD provinsi APBN.

“Untuk itu kepada seluruh OPD beserta jajarannya saya harapkan untuk benar-benar mengikuti proses musrembang ini sampai selesai sehingga dapat menerbitkan usulan dari kampung dan distrik dengan Renja OPD 2022 dengan tetap mengacu pada asumsi pendapatan dan pagu indikatif tahun sebelumnya dengan tetap memperhatikan kebutuhan yang sifatnya mendesak,” ungkapnya.

Bupati mengharapkan Musrenbang yang dilaksanakan tersebut menjadi media interaktif bagi segenap pelaku pembangun untuk menyusun menetapkan usulan prioritas program dan kegiatan serta dapat memberikan rekomendasi guna mendukung implementasi program dan kegiatan pada tahun 2022.

“Membangun komitmen bersama diantara para pemangku kepentingan dalam rencana pembangunan yang berkualitas, trasparan dan akuntabel dengan tetap menjamin tata kelola dan pelaksanaan lingkungan hidup sangatlah penting dan harus dilakukan,” ungkapnya

Kepala Bappeda Kabupaten Mimika, Yohana Paliling menjelaskan penyelenggaraan Musrenbang RKPD tahun 2022 adalah menyepakati pelaksanaan pembangunan daerah, menyepakati prioritas pembangunan daerah, menyepakati arah kebijakan pembangunan daerah.

Selain itu, menyepakati program kegiatan pagu indikatif, indikator dan target kinerja serta lokasi penyelarasan program kegiatan pembangunan daerah dengan sasaran prioritas pembangunan Nasional dan Provinsi, juga menyepakati usulan program dan kegiatan yang akan diusulkan dalam Musrenbang Provinsi dan Nasional. “Prioritas pembangunan di tahun 2022 adalah pemulihan ekonomi dalam sentra – sentra ekonomi dan pariwisata dan ekonomi lokal masyarakat,” tegas Yohana

Prioritas lainnya adalah peningkatan SDM di Mimika yang berdaya saing, penciptaan birokrasi yang efektif dalam pencapaian prioritas pembangunan dan upaya penerapan smart city, tata kelola pemerintahan yang baik dan profesional, serta pembangunan infrastruktur yang mendukung pemerataan sarana kebutuhan dasar masyarakat.

Sementara itu Yohana juga menyebutkan arah kebijakan pembangunan 2022 akan difokuskan pada peningkatan daya saing ekonomi berbasis sektor unggulan, daya beli masyarakat dan kesempatan kerja, kemudian peningkatan pengetahuan masyarakat, pemerataan kualitas pendidikan dan kesehatan.

Fokus lainnya adalah peningkatan akuntabilitas kinerja reformasi birokrasi dan penggunaan teknologi dalam pemerintahan sehingga tercapai kepuasan masyarakat.

“Peningkatan prioritas pegawai dan kapasitas SDM aparatur, juga mengembangkan kepastian penggunaan sumber daya dalam berinvestasi juga pengembangan industri yang berbasis pada pengelolaan sumber daya alam yang ada sangatlah penting dan hal itu termasuk dalam beberapa fokus (arah kebijakan) dari Pemerintah Kabupaten Mimika,” ujarnya.

Reporter : Enol
Editor : Tahir

  • Whatsapp

Pos terkait