Bupati Mimika Beberkan Sebanyak 280 ASN Mimika Tidak Masuk Kerja Bertahun-tahun

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14| Bupati Mimika Eltinus Omaleng mengungkapkan bahwa ada sebanyak 280 pegawai ASN maupun yang mangkir kerja. Sedangkan Sekda Mimika Michael Gomar menyebutkan bahwa dari 280 pegawai tersebut diantaranya ada dari pejabat di lingkup Pemkab Mimika.

“Ada 280 pegawai yang tidak pernah masuk selama puluhan tahun, mereka cuma tidur bangun terus habis bulan dapat gaji,” kata Bupati Omaleng saat memimpin apel pagi di kantor pusat pemerintahan Kabupaten Mimika, Rabu (17/3).

Bacaan Lainnya

Bupati Omaleng meminta kepada Sekda Mimika Michael Gomar untuk segera melakukan pemanggilan kepada 208 pegawai yang mangkir kerja tersebut. Hal tersebut sesuai dengan komitmen Bupati Omaleng dan Wakil Bupati Johannes Rettob yang akan dengan serius menegakkan kedisplinan pegawai.

“Pak Sekda segera panggil mereka, jika sampai tiga kali tidak mau hadir maka akan kami ambil alih untuk di berhentikan,” tegas Bupati Omaleng.

Sementara Sekda Michael Gomar saat ditemui usai apel pagi mengatakan bahwa dari total 280 pegawai yang mangkir tersebut hasil validasi data ASN tahun 2019. Mereka tidak melaksanakan tugas di Kabupaten Mimika, dan ada yang masih menduduki jabatan diantaranya jabatan eselon III dan IV yang ada di OPD maupun ada di Distrik dan Kelurahan.

“Status kepegawaiannya ada di Kabupaten Mimika tetapi melakukan entah tugas luar atau pribadi selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun diluar Kabupaten Mimika,” tuturnya.

Untuk mekanisme pemanggilan Gomar menjelaskan bahwa nantinya akan dilakukan pemanggilan secara komunikasi lisan. Tetapi jika nantinya tidak ditanggapi maka akan dilakukan pemanggilan dengan surat panggilan pertama, kedua dan ketiga.

Selanjutnya jika surat panggilan tidak ditanggapi dan tidak ada konfirmasi dan kooperatif dari ASN tersebut maka sebagai pejabat Pembina kepegawaian Bupati Mimika berhak untuk mengeluarkan keputusan pemberhentian dengan tidak hormat.

“Kami akan melakukan pemanggilan sesuai mekanisme yaitu sesuai PP nomor 53 tahun 2010. Kami berharap mereka bisa kooperatif dan bisa kembali lagi bekerja membantu Pemkab Mimika karena status kepegawaiannya masih sebagai ASN,” Jelasnya.

Gomar menambahkan bahwa selama ini 208 ASN yang mangkir kerja tersebut sebagian besar gajinya dan hak-haknya sudah di blokir.

“Berdasarkan hasil validasi yang dilakukan oleh Inspektorat dan BKPSDM juga dikoordinir oleh para Asisten maka gaji mereka sudah di blokir,” ujarnya.

Reporter : Enol
Editor : Tahir

  • Whatsapp

Pos terkait