Bidang Kesehatan PB PON SUB Mimika Evaluasi Aturan Menonton PON

  • Whatsapp
Koordinator Bidang Kesehatan dan Koordinator Bidang Pemasaran saat menggelar jumpa pers
Koordinator Bidang Kesehatan dan Koordinator Bidang Pemasaran saat menggelar jumpa pers

Timika – Tabaos14 | Dampak dari membludaknya penonton saat pertandingan Futsal PON antara tim Papua Vs NTB dan Sulsel Vs Malut kemarin, bidang kesehatan PB PON SUB Mimika melakukan evaluasi terhadap penonton yang menonton pada pertandingan PON.

“Antusias masyarakat tinggi sehingga kami tidak bisa melarang masyarakat menonton. Penerapan prokes tetapi masih ada beberapa catatan yang perlu untuk dievaluasi,” kata Koordinator bidang kesehatan PB PON SUB Mimika dalam pers conference di hotel Grand Mozza, Minggu (26/9/2021).

Bacaan Lainnya

Menurut Reynold, melihat protokol kesehatan (prokes) saat dua laga tersebut dilaporkan panpel sudah berjalan baik namun sebenarnya tidak berjalan secara maksimal.

“Membeli tiket secara online dan ketika masuk dilakukan pemeriksaan, hanya saja yang disyaratkan oleh Kemenpora adalah prokes pada indoor harus ketat dimana penonton seharusnya 25 persen saja namun kemarin lebih,”tuturnya.

Reynold menegaskan agar panitia penyelenggara memperhatikan hal-hal yaitu jarak duduk harus 2 meter dengan kapasitas penonton 26 persen atau hanya 375 orang untuk Venue Futsal.

“Selama duduk tempat yang sudah ditentukan tidak boleh berpindah sampai pertandingan selesai. Di malam hari tidak boleh ada konvoi,” tegasnya.

Selanjutnya untuk penonton juga Reynold mengungkapkan, untuk arena indoor sesuai prokes penonton tidak boleh berteriak dan masker tetap harus terpasang. Selain itu dalam pertandingan indoor tidak disyaratkan untuk penonton yang memiliki komorbid, lanjut usia, anak-anak dibawah usia 12 tahun dan ibu hamil.

“Yang sudah berjalan tidak ada penonton yang boleh bawa air minum, makanan dan rokok. Alat musik tidak boleh dibawa tetapi beberapa ada yang bawa termasuk poster. Itu tidak boleh dibawa,”ungkapnya.

Reynold menambahkan, masyarakat Mimika sudah menjadi tuan rumah yang baik dan prokes di Mimika bisa menjadi contoh. Hanya saja jika kejadian seperti dua pertandingan kemarin terulang lagi maka pertandingan terancam tanpa penonton.

“Ada reward untuk supporter yang menerapkan prokes. Jika kita masih ingin tetap mendapatkan euforia namun prokes diabaikan maka kasihan kalau atlet kita bertanding tanpa ada dukungan atau penonton,”ujarnya.

Penulis: Enol
Editor: Riki Lodar
  • Whatsapp

Pos terkait