Rabu 26 Februari 2020 Paripurna Peresmian Pimpinan DPRD Mimika

Ketua Sementara DPRD Mimika Iwan Anwar, SH., MH

 

TIMIKA – Tabaos14    I     Setelah melakukan sejumlah persiapan oleh Sekretariat DPRD Mimika, Rabu (26/02) rencana Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah Janji Jabatan dan Peresmian Pimpinan DPRD Mimika (Ketua, Wakil Ketua I, Wakil Ketua II) periode 2019-2024 akan jadi dilaksanakan di ruang Paripurna Kantor DPRD Mimika.

“Untuk kegiatan besok tidak ada kendala dan semua telah disiapkan oleh sekretariat,” kata Ketua Sementara DPRD Mimika, Iwan Anwar, SH., M.H usai pertemuan dengan pihak Distrik Miru, Selasa (25/02).

Ia menjelaskan, acara rapat Paripurna Pengucapan Sumpah Janji Jabatan dan Peresmian Pimpinan DPRD Mimika ini akan dilaksanakan Pukul 10.00 WIT dan akan dihadiri Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE., MH dan Forkompinda serta tokoh-tokoh. Nantinya acara tersebut akan dipimpin Ketua Pengadilan Negeri (PN) Timika.

“Untuk Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah Janji Jabatan dan Peresmian Pimpinan DPRD Mimika itu akan dilaksanakan Pukul 10.00 Wit pagi, yang hadir nanti Bupati dipastikan hadir dan juga Forkompinda dan masyarakat.  Undangan itu dari jauh-jauh hari sudah disiapkan dan disebarkan,” jelasnya.

Untuk kesiapannya, akan dilakukan gladi bersih pada sore hari ini (Selasa, 25/02), mengingat acara Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah Janji Jabatan dan Peresmian Pimpinan DPRD Mimika yang akan dilakukan itu bersifat sakral, yaitu penyerahan Palu Sidang kepada Pimpinan DPRD untuk masa 5 Tahun kedepan.

“Sebentar sore, kami akan lakukan gladi dan itu acara tidak lama cuma sakral karena penyerahan kepemimpinan untuk 5 tahun kedepan. Tidak sama seperti pelantikan anggota DPRD kemarin,” ungkapnya.

Ia mengakui, proses pengusulan hingga proses Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah Janji Jabatan dan Peresmian Pimpinan DPRD Mimika ini mengalami kendala lantaran DPRD periode 2019-2024 dihadapkan dengan berbagai permasalahan. Baik soal penetapan APBD 2020, bahkan banyaknya hari libur. Namun proses tersebut tetap berjalan, hingga Gubernur Papua mengeluarkan SK pimpinan DPRD Mimika.

“Kendala yang terjadi pertama ini, kita dilantik tanggal 25 November. Empat (4) hari itu, untuk waktu penetapan APBD. Setelah itu, libur panjang sampai masuk tanggal 6 Januari itu. Kita juga mengikuti kesibukan lain, baru kita lakukan penetapan ketua terpilih,” akunya.

“Dua hari setelah penetapan itu, saya sudah berangkat ke Jayapura dan administrasi kita sudah berjalan normal. Tapi karena kita masuk satu minggu untuk HUT Injil Masuk Di Tanah Papua. Proses administrasi itu hanya butuh 3 hari, kalau pejabat ada ditempat. Hanya yang kita menunggu ini karena Gubernur ada dinas luar, jadi ini ada permasalahan teknis. Jadi akhirnya ditunda sampai pelantikan tanggal 26 ini,” ungkapnya. (Mrc)

Pos terkait