Beberapa Wilayah Belum Tersentuh Penyuluhan Pertanian, Ini Penjelasan Pemkab Mimika

Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Mimika, Yohanes Sesa.

Timika – Tabaos14 | Beberapa wilayah di Kabupaten Mimika, tepatnya di luar Kota Timika diketahui hingga kini belum tersentuh pelayanan penyuluhan tentang pertanian.

Pemkab Mimika melalui Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Mimika Yohanes Sesa menyampaikan hal tersebut disebabkan kurangnya tenaga penyuluhan yang ada di Dinas Pertanian Mimika.

“Selama ini kita hanya berikan penyuluhan di 6 distrik yang ada di dalam kota saja. Sedangkan untuk yang di luar seperti di gunung dan pesisir belum sama sekali karena kita kekurangan tenaga,” ujar Yohanes saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (26/7/2022).

Yohanes mengatakan saat ini tenaga penyuluhan yang ada di Dinas Pertanian Mimika berjumlah 28 anggota.

“Itu semuanya PNS. Biasanya dua sampai lima orang per distrik, Itu kami sesuaikan dengan kondisi daerah, atau kampung. Untuk materinya itu mulai dari mengolah tanah, menanam, merawat, hingga nanti sampai pada penjualan,” jelasnya.

Dengan jumlah tenaga yang ada, Yohanes mengakui bahwa penyuluhan yang diberikan pun belum bisa maksimal kepada seluruh petani yang ada di Mimika.

Oleh karena itu, Yohanes berharap Pemerintah Kabupaten, Provinsi, maupun pusat bisa melakukan penambahan tenaga untuk memaksimalkan pelayanan penyuluhan pertanian tersebut.

“Ya kita mengerti juga kalau tambah tenaga tentu butuh anggaran lagi. Tapi kalau seperti ini terus tentu pelayanan penyuluhan tidak akan maksimal,” katanya.

Di samping itu, terkait dengan penyuluhan ini pun sempat mendapatkan keluhan dari petani di SP4. Salah satunya Pade Agus yang mengeluhkan kurangnya pelayanan penyuluhan kepada petani di wilayahnya.

“Jarang sekali ada penyuluhan di sini mas. Padahal kami sebagai petani membutuhkan itu. Terlebih ketika hama mulai menyerang itu kami kesulitan untuk atasi,” keluh Agus saat ditemui beberapa waktu lalu di lahan kebunnya.

Pos terkait