Bank Papua Cairkan Dana Pinjaman Pemkab Mimika Sebesar 300 Milyar

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14| Bank Papua menyetujui pengajuan pinjaman oleh Pemkab Mimika sebesar 300 Milyar. Selain kepada Bank Papua Pemjab Mimika juga mengajukan kredit Sindikasi dengan bank DKI, hanya saja dari bank DKI setelah mempelajari tidak bisa memenuhinya.

“Permohonan pinjaman Pemkab Mimika di Bank Papua sebesar Rp 400 Milyar hanya disetujui sebesar Rp 300 Milyar. Dari pihak Bank Papua sesuai dengan kemampuan dananya hanya bisa mencukupi Rp 300 Miliar dan itu sudah cair,” kata Sekretaris Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Mimika, Lukas Luli Lasan saat ditemui di kantor Bappeda Mimika, Jumat (08/01/21).

Bacaan Lainnya

Lukas mengungkapkan pinjaman tersebut diajukan karena Pemkab Mimika mengalami defisit sebesar 700 Milyar. “Kita punya Silpa sekitar 300 Milyar sehingga pembiayaan itu kami perkirakan sekitar Rp 400 Miliar, itu yang kami ajukan pinjaman di bank Papua,” ungkapnya.

Menurutnya, hal ini karena di APBD induk baru dibahas di Paripurna pada Desember 2020, sementara utang timbul di akhir tahun sehingga anggaran untuk membayar utang tersebut belum ada.

“Sehingga nanti ada audit BPK nanti dituangkan didalam laporan keuangan bahwa Pemda mempunyai utang itu baru bisa dianggarkan di APBD, dan pasti di APBD perubahan,” jelasnya.

Sementara itu, beberapa pihak ketiga yang belum dibayarkan pada tahun 2020, Lukas menjelaskan pada intinya yang sudah berkontrak berarti pemda punya hutang, karena sudah ada perjanjian kontraknya.

“Itu tetap dibayar, dimana Sesuai dengan aturan ketentuannya, utang itu harus melalui audit BPK dulu, kalau sudah diakui dalam laporan keuangan tahun 2020 sebagai utang itu baru bisa diproses pembayarannya,” tuturnya.

Lukas menambahkan meskipun pihak ketiga yang sudah berkontak baik yang sudah ada Surat Perintah Pembayaran (SPM) bahkan sudah ada Surat Pencairan Dana (SP2D) tetap belum bisa dibayarkan karena kondisi keuangan. “Bukan cuman SPMnya tapi sudah jadi SP2D juga kami tidak bisa bayar karena keuangan kami tidak mencukupi,” ujarnya.

Reporter : Enol
Editor : Tahir

  • Whatsapp

Pos terkait