ASN Mimika Nekad Mudik, Sanksi Berat Menunggu

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14| Wakil Bupati (Wabup) Mimika Johannes Rettob menegaskan bahwa kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemkab Mimika untuk dilarang mudik keluar daerah pada libur lebaran tahun 2021. Jika ada ASN yang tidak mengindahkan imbauan tersebut dan tetap melakukan mudik lebaran maka akan dikenakan sanksi.

Menurut Wabup Rettob kebijakan tersebut tercantum dalam Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) No. 8/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah dan/atau Mudik dan/atau Cuti Bagi Pegawai ASN dalam Masa Pandemi Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Bagi ASN yang mudik mendekati lebaran akan dikenakan sanksi dan itu sudah tertuang dalam aturan Men-PAN, ” kata Wabup saat ditemui di gedung Bobaigo Keuskupan Mimika, Senin (19/4/2021).

Wabup mengungkapkan bahwa, pembatasan kegiatan bepergian ke luar daerah berlaku pada tanggal 6 Mei sampai 17 Mei 2021. Selain itu aturan tersebut hanya berlaku bagi ASN tidak bagi masyarakat umum, sebab sejauh ini belum ada surat resmi dari Pemerintah Provinsi Papua terkait larangan mudik yang disampaikan kepada seluruh Kabupaten dan kota. “Akan tetapi itu menjadi tanggungjawab setiap Kabupaten untuk mengatur prokes itu dengan baik,” ungkapnya.

Untuk metode penerapan tata cara mudik lebaran untuk masyarakat biasa di masa pandemi ini menurut Wabup Pemkab Mimika belum memastikan kebijakan terkait mudik di tahun ini. Kemungkinan Pemerintah akan memberlakukan kembali aturan diawal penanganan covid-19, dimana setiap penumpang yang masuk ke Timika wajib diperiksa.

“Saat ini memang kita belum bisa kendalikan masyarakat, kita tidak bisa memastikan yang berangkat itu merupakan warga yang ingin mudik, tetapi kita akan perketat dengan pemeriksaan baik keluar maupun masuk Timika, kita kwatir jangan sampai masyarakat yang berangkat dan kembali membawa virus,” ujarnya.

Reporter : Enol
Editor : Tahir

  • Whatsapp

Pos terkait