ASN dan Pelajar Bolos Siap Dirazia

  • Whatsapp

Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob, S.Sos., M.M.

TIMIKA – Tabaos14   I    Demi meningkatkan kedisiplinan di kalangan aparat sipil negara (ASN), Honorer maupun PNS termasuk juga Pelajar Sekolah, Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemdakab) Mimika akan memberikan tindakan kepada para PNS maupun Pelajar yang ketahuan membolos.

Bacaan Lainnya

Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob, S.Sos., M.M mengungkap kalau saat ini sedang dilakukan koordinasi dengan dinas terkait seperti Satpol PP, yang memiliki wewenang dalam melakukan penertiban tersebut.

“Kami sudah memanggil Satpol PP dan berbicara banyak terkait apa yang harus dilakukannya untuk rencana ini, dan ini dilakukan hanya pada mereka yang membolos kerja atau sekolah. Tapi juga termasuk yang suka merusak fasilitas, kebersihan dan tugas lainnya yang akan kita tindak,” ucap Wabup Johannes Rettob di Hotel Cenderawasih 66, Sabtu (15/02).

Terkait tindakan untuk para pelajar yang membolos sekolah dan ada di jalan-jalan, Wabup mengungkapkan, dalam waktu dekat akan memanggil pimpinan sekolah-sekolah untuk membicarakan hal itu. Pemda akan buat kesepakatan dengan pihak sekolah terlebih dahulu, terkait bagaimana dan tindakan apa yang harus diberikan kepada siswa yang membolos sekolah itu.

“Bukan hanya Pegawai tetapi pelajar juga dan itu kami harus panggil pihak sekolah, bukan hanya bolos tetapi juga mereka pelajar yang terlibat tawuran. Ini memang tugas yang harus kita lakukan,” ungkapnya.

Menurut Wabup, untuk mencegah agar para siswa tidak membolos sekolah maka akan dijalin juga kerjasama dengan pihak Telkomsel untuk absen siswa. Sehingga, orang tua tahu posisi anaknya dimana, terutama pada jam-jam sekolah itu. Apakah sedang berada di sekolah atau tidak.

“Kami akan mau lakukan kerjasama dengan Telkomsel untuk soal absensi itu agar orang tuanya tahu, anaknya itu posisinya ada dimana. Ini salah satu yang termasuk program smart city,” tuturnya.

Wabup Rettob menambahkan bahwa pemerintah juga akan berusaha, bagaimana caranya agar di Kabupaten Mimika ini tidak ada lagi pelajar dan para PNS yang seenaknya tidak masuk sekolah atau tidak masuk kerja dan berkeliaran pada jam sekolah maupun jam kerja.

“Kami akan berusaha bagaimana caranya dan sudah ada enam sekolah yang sudah gunakan aplikasi itu. Mudah mudahan sekolah lainnya mengikuti dan akan kita bantu bagaimana caranya nanti,” ujarnya. (*#/samone)

  • Whatsapp

Pos terkait