Asmat dan Kaimana Harus Dapat Dana 1 Persen

Ketua Lemasko, Georgerius Okoare menerima data dari perwakilan masyarakat adat Asmat di kantornya Jalan Budi Utomo, Selasa (18/02).

 

TIMIKA – Tabaos14    I     Ketua Lembaga Masyarakat Adat Suku Kamoro (Lemasko), Gregorius Okoare menegaskan bahwa, masyarakat Asmat dan Kaimana harus mendapatkan manfaat dana 1 persen dari PT Freeport Indonesia yang dikelola oleh Yayasan Pengembangan Masyarakat Amungme-Kamoro (YPMAK) yang sebelumnya bernama Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme-Kamoro (LPMAK).

Hal ini disampaikannya saat menggelar konfrensi pers, menerima perwakilan masyarakat adat suku Asmat di kantornya Jalan Budi Utomo, Selasa (18/02).

“Masyarakat Asmat dan Kaimana juga terkena dampak langsung dari limbah PT Freeport Indonesia. Tapi selama ini, mereka tidak mendapatkan manfaat dana 1 persen itu. Batas wilayah kita ini yang kena dampak langsung rusak dari PT Freeport Indonesia. Masyarakat Asmat juga harus masuk di Mimika termasuk Kaimana, ” kata Gery.

Gery menegaskan, tailing telah merusak ekosistem laut. Terjadi pendangkalan di pesisir pantai. Masyarakat terdampak akibat dari limbah PT Freeport Indonesia, termasuk Asmat dan Kaimana sehingga harus mendapat perhatian serius dari PT Freeport Indonesia.

“Ke depannya, yayasan ini dibentuk, Asmat dia masuk bergabung di Mimika dan mendapatkan Manfat dari dana yang dikucurkan oleh PT Freeport. Mengenai pembiayaan rumah sakit, ketika berubah menjadi YPMAK maka masyarakat Asmat dan Kaimana juga harus bisa mendapatkan manfaat untuk ikut masuk dan berobat gratis,” kata Gery.(**/samone)

Pos terkait