Tunggu Perintah Bupati, APIP Akan Tindaklanjuti Dugaan Pemotongan BST Di Mimika Barat

  • Whatsapp
Asisten Bidang pemerintahan dan Kesra Setda Mimika Yulius Sasarari

Timika – Tabaos14 | Menindaklanjuti adanya pemotongan Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk warga Mimika Barat oleh aparat kampung beberapa waktu lalu, kini sudah ditangani pihak Kepolisian Polres Mimika, juga akan ditindaklanjuti oleh APIP setelah ada perintah dari Bupati Mimika.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Mimika Yulius Sasarari mengatakan, akan ada langkah- langkah yang dilakukan oleh Pemerintah untuk menindaklanjuti masalah tersebut.

Bacaan Lainnya

“Jadi kita masih menunggu perintah atau petunjuk dan langkah apa disampaikan oleh bupati dan yang penting ada laporan dari masyarakat,” kata Sasarari di hotel Grand Mozza, Rabu (28/7/2021).

Menurut mantan Kepala Inspektorat Kabupaten Mimika itu, pemerintah daerah mempunyai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) yang nantinya akan menindaklanjutinya setelah ada perintah Bupati Mimika.

“Saat ini mungkin masih berdasarkan laporan masyarakat kepada pihak kepolisian,”tuturnya.

Sasarari menambahkan pada saat penyerahan bantuan itu lewat kantor pos Timika, pihaknya sudah memberikan arahan kepada kepala- kepala Distrik untuk membagikan BLT atau BST ini sesuai dengan hak yang harus mereka dapat.

“Ternyata saat kita mengikuti berita melalui media, ternyata hanya dibagikan senilai 50 ribu saja,” ujarnya.

Sebelumnya dugaan pemotongan dana Bantuan Sosial Tunai  (BST) warga kurang mampu di wilayah Distrik Mimika Barat oleh oknum petugas desa hingga RT.

Warga hanya menerima Rp50.000 perkeluarga penerima manfaat (KPM) perbulannya padahal seharusnya menerima BST Rp300.000 per KPM perbulan.

Pos terkait