Akui Ada Kluster Tolak Jadi Tuan Rumah, Ketum KONI Pusat : Ini Hanya Masalah Masalah Komunikasi Antara PB PON dan Sub PB

  • Whatsapp

Jakarta – Tabaos14| Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman membenarkan, terkait permasalahan yang mengemuka di media yakni ada kota yang menolak jadi kluster tuan rumah PON. Namun yang terjadi adalah hanya ada masalah komunikasi antara PB PON dengan kota setempat.

“Masalahnya di komunikasi, itu sudah selesai. Saya atas arahan pak Menteri kita bertemu dan kita selesaikan. Insya Allah sumbatan-sumbatan komunikasi itu akan terselesaikan dengan baik,” ujarnya saat mengikuti rakor yang dipimpin oleh Menpora Amali, Senin (8/6) kemarin.

Bacaan Lainnya

Untuk hal-hal yang berkaitan dengan akomodasi, transportasi, konsumsi menurut Marciano, semua sudah dibicarakan dan akan berjalan sesuai dengan yang yang diharapkan.

“Masalah situasi keamanan yang selama ini juga dikhawatirkan karena dinamika di Papua itu juga sangat dinamis, oleh karenanya saya sudah mendapatkan dukungan penuh dari Kapolda Papua maupun Pangdam Cenderawasih dan mereka optimal melaksanakan kegiatan pengamanan untuk meyakinkan bahwa PON ini dapat berlangsung secara aman dan lancar,” ungkapnya.

Kemudian untuk seluruh atlet yang ada di daerah, dipastikan mereka tetap melaksanakan Pelatda di daerah masing-masing.“Jadi kesimpulannya untuk PON Papua tetap berjalan sesuai yang kita harapkan dan masih dalam rencana waktu dan kegiatan yang kita rencanakan,” bebernya.

Pada kesempatan ini, perwakilan dari Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga dr Harry Papilaya memastikan bahwa Kemenkes mengawal semua dukungan bidang kesehatan untuk penyelenggaraan PON XX di Papua.

“Kami sampaikan bahwa semua kegiatan bidang kesehatan sesuai dengan jadwal yang sudah direncanakan. Jadi dalam pelaksanaan, dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan kami tidak ada perubahan jadwal,” jelasnya.

Bahkan, dalam waktu dekat ini yakni bulan Juni dan bulan Juli sudah ada kegiatan pelatihan untuk SDM kesehatan yang akan mengawal setiap event setiap lokasi pelaksanaan PON. “PON nanti akan dikawal secara khusus oleh tim kesehatan yang sudah terlatih,” katanya.

Terkait pelaksanaan vaksinasi, menurut dia, sudah dilakukan sesuai standar dengan target yang ditetapkan sampai saat ini sudah masuk ke tempat untuk pemberian vaksinasi ke masyarakat umum. “Jadi prinsipnya bidang kesehatan berjalan sesuai dengan jadwal dan mendukung kegiatan PON sesuai dengan yang diharapkan,” ungkapnya.

Editor : Tahir

  • Whatsapp

Pos terkait