Aksi Dukung Mimika Jadi Ibu Kota Papua Tengah, Masyarakat : DPR RI Jangan Buat Pertumpahan Darah di Mimika

Suasana penyampaian aksi dukungan Mimika jadi Ibu Kota Papua Tengah di Kantor DPRD Mimika, Kamis (30/6/2022).

Timika – Tabaos14 | Aksi dukungan terhadap Kabupaten Mimika menjadi ibu kota Provinsi Papua Tengah yang dilakukan oleh ratusan masyarakat Mimika di kantor DPRD Mimika, Kamis (29/6/2022), masyarakat meminta agar DPR RI tidak membuat Kabupaten Mimika terjadi pertumpahan darah jika Mimika tidak menjadi Ibu kota Papua Tengah.

Pantauan di lapangan dalam aksi penyampaian aspirasi di kantor DPRD Mimika tersebut beberapa perwakilan dari Kabupaten-Kabupaten yang masuk di wilayah Provinsi Papua Tengah mendukung penuh Kabupaten Mimika jadi Ibu kota Provinsi Papua Tengah.

Dalam orasi yang disampaikan masyarakat juga mengancam akan menutup tambang PT Freeport Indonesia jika Mimika tidak menjadi Ibu Kota Provinsi Papua Tengah. Malah masyarakat juga mengancam Papua akan merdeka jika Mimika tidak menjadi Ibu Kota Papua Tengah.

“Kami datang dengan hati tenang dan damai, kami ingatkan Komisi II DPR RI jangan buat Mimika menjadi kacau. Kalau ada pertumpahan darah kalian harus tanggung jawab,” kata Koordinator Aksi Agustinus Anggaibak dalam orasinya.

Dalam orasinya Agus menegaskan dalam kajian yang sudah dilakukan Kabupaten Mimika sangat layak jadi Ibu Kota Provinsi Papua Tengah.

“Kajian sudah jelas, alasan yang di pakai Komisi II DPR RI tidak mendasar menunjuk Nabire sebagai Ibukota Provinsi Papua Tengah, itu sangat tidak mendasar sekali,”tegasnya.

Agus meminta kepada Komisi II DPR RI untuk tidak memecah belah orang-orang Papua dengan menjadikan pemekaran di Papua sebagai kepentingan politik.

“Sudah cukup konflik di Papua jangan ada pertumpahan darah lagi di tanah ini,”ujarnya berteriak.

Usai menyampaikan aspirasi warga membubarkan diri dengan tertib. Satu persatu warga pulang ke rumah masing-masing dengan menggunakan mobil bak terbuka. Situasi keamanan terpantau aman terkendali.

 

Pos terkait