Lemasa Siap Aksi Swipping Miras dan Togel

  • Whatsapp

Ketua Lembaga Masyarakat Adat Suku Amungme (Lemasa) Karolus Tsunme
Lemasa Gandeng Berbagai Pihak Gelar Swiping Miras dan Togel. (Foto: Mercy)

 

Bacaan Lainnya

TIMIKA – Tabaos14    I     Lembaga Masyarakat Adat Suku Amungme (Lemasa), Minggu (16/02) mengungkap akan menggandeng beberapa lembaga untuk melakukan swiping terhadap tempat penjualan minuman keras berlebel maupun oplosan serta penjualan togel yang marak di Mimika.

Swiping yang dilakukan dalam rangka menghadapi pelaksanaan tiga event besar di Mimika di tahun 2020 ini.

“Saya pernah sampaikan bahwa, saya akan menjadi ketua tim untuk melakukan swiping miras. Termasuk penjualan togel, bila ada teman-teman yang melaporkan peredaran narkoba, karena saya dengar dalam penjelasan waktu itu ada banyak kejahatan yang meraja lela di Mimika. Bahkan curanmor jika itu kita dapati, ” kata Karolus melalui selulernya.

Ia menjelaskan, sebelum melakukan swiping, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan berbagai pihak untuk membentuk tim. Setelah itu, akan dilakukan swiping terhadap lokasi-lokasi yang sering diketahui sebagai tempat menjual miras dan penjualan togel.

“Jadi, kami akan melakukan swiping tempat-tempat penjualan miras dan juga togel. Ini saya rencana, kita pertemuan dan koordinasi untuk kita bentuk tim,” jelasnya.

Dasar pelaksanaan swiping itu sendiri, jelasnya juga, pihaknya akan melihat kembali Perda miras yang diterbitkan oleh Pemkab Mimika. Perda Nomor 5 Tahun 2007 dan Perda Nomor 13 Tahun 2014 yang merupakan revisi Perda Nomor 5 Tahun 2007 tentang larangan memasukkan, menjual, mengedar, dan memproduksi minuman beralkohol. Point-point apa saja yang tercantum didalam Perda tersebut.

“Untuk menindaklanjuti itu, saya harus mempelajari itu dulu seperti apa Perda larangan miras itu di Mimika. Saya sudah dapat tapi sangat menarik menyimak komentar mantan Wabup Mimika, Pak Bassang bahwa, tidak bisa seorang kepala dinas mengeluarkan surat ijin secara kontradiktif. Meski memang, dia mempunyai kapasitas atau kewenangan untuk mengeluarkan surat ijin.  Tapi apakah itu atas nama pribadi atau pemerintah. Jadi, saya harus ketemu dengan pimpinan salah satu CV dan Kadisperindag Kabupaten Mimika selaku yang memberikan ijin atas dasar Perda Nomor 13 Tahun 2014 sebagai revisi dari Perda Nomor 5 Tahun 2007 tentang larangan memasukan, menjual, mengedarkan dan memproduksi minuman beralkohol,” ungkapnya.

Karolus menambahkan, swiping terhadap tempat penjualan miras dan togel di Mimika tersebut guna membantu pihak kepolisian dalam menciptakan situasi aman di Mimika. Terutama menjelang kegiatan Pesparawi dan PON XX tahun 2020. Alasannya, karena sejak awal bulan Januari hingga akhir Februari, banyak terjadi aksi tindak kriminal jalanan (street crime).

“Awal tahun ini banyak terjadi begal, jambret, dan curanmor,” katanya. (Mercy)

  • Whatsapp

Pos terkait