20 Pelaku Kriminal Di Timika Berhasil Diungkap Dalam Sebulan

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14| Upaya Kepolisian Resort Mimika untuk mengungkap kasus kejahatan dan menangkap para pelaku kriminal terus dilakukan. Hal ini agar dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat terhadap pelaku-pelaku tindakan kriminal.

Terbukti dalam sebulan terakhir polisi berhasil menangkap 20 tersangka kasus kriminal yang terlibat berbagai aksi kriminal berupa pencurian, narkoba,miras lokal, curanmor, penggelapan, pencurian dan kekerasan.

Muat Lebih

Kapolres Mimika AKBP IGG Era Adhinata mengatakan, 20 pelaku kriminal yang sudah ditetapkan sebagai tersangka ini satuan reskrim dan resnarkoba Polres Mimika.

“Ke 20 tersangka ini masing-masing diungkap oleh Satuan Reskrim sebanyak 14 tersangka dan 6 dari Satuan Resnarkoba yang diamankan di lokasi yang berbeda-beda oleh Satreskrim dan Satresnarkoba,” kata Era Adhinata saat melakukan press release di Kantor Pelayanan Polres Mimika, Kamis (30/7) dengan didampingi wakapolres, Kabag Ops dan sejumlah kepala satuan.

Kapolres menerangkan, untuk kasus pencurian alat music di Gereja polisi telah mengamankan 4 orang. Pencurian dana ADD Distrik Jila 2 orang dan 2 masih buron. Kasus pencurian kendaraan roda dua 2 orang, pelaku begal 2 orang serta pelaku kasus penadah hasil curian 2 orang. Kemudian 1 orang pelaku penggelapan uang Perusahaan.

“Jadi kesemua tersangka sudah kita amankan namun masih ada yang sedang kita buru dan sudah kita tetapkan sebagai DPO. Kemudian kita berhasil tangkap 2 pelaku pencurian motor, 2 begal dan 2 penada dengan barang bukti berupa 10 kendaraan roda dua,”ungkap Kapolres.

Kapolres mengatakan, sedangkan untuk kasus-kasus yang ditangani Satresnarkoba, kasus pembuatan minuman lokal jenis sopi polisi menahan 6 tersangka, dan kasus narkoba jenis sabu 1 tersangka.

“Pembuat miras lokal sendiri itu ada 6 tersangka yang sudah diamankan di lima lokasi yang berbeda,dengan jumlah BB keseluruhan milo sebanyak 147 liter. Sedangkan untuk narkoba itu 1 tersangka yang diamankan,” ungkap Kapolres.

Terkait dengan kasus narkoba Kapolres menjelaskan, pelaku merupakan pengedar narkotka jenis sabu dan ditangkap ketika hendak melakukan transaksi jual beli di Jalan Hasanuddin tepatnya di traffic light.
Dalam melakukan transaksi, pelaku menggunakan modus baru yakni menempelnya di handphone. Satu paket sabu dibelinya dengan harga 2,4 juta kemudian menjualnya secara ecer dengan harga 300-500 ribu.

Kapolres menambahkan, keberhasilan dalam mengungkap dan menangkap para pelaku kriminal itu tak lepas dari bantuan masyarakat. Karena tanpa adanya kerjasama yang baik itu pihaknya tidak dapat mengungkap secara maksimal seperti saat ini.

“Walau berhasil tapi saya akui belum maksimal karena masih banyak yang belum tertangkap dan terungkap.Sehingga saya meminta masukan, saran dan pendapat dari masyarakat sehingga menjadi koreksi bersama dalam memberantas dan menangkap pelaku kriminal di Mimika,”ucap Kapolres.

Kapolres berjanji, mulai bulan ini hingga kedepan dan di setiap akhir bulan pihaknya akan intensifkan untuk melakukan press release keberhasilan selama satu bulan.

“Untuk itu kami mohon dukungan dari seluruh masyarakat,” harap Kapolres.

Reporter/Editor : Tahir

  • Whatsapp