1,7 Milyar Dana UP Di Tujuh OPD Pemkab Mimika Memuai Dan Belum Dipertanggung Jawabkan

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14| Sebanyak tujuh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Mimika belum mempertanggung jawabkan Uang Persediaan (UP) tahun 2020. Total dana UP yang belum dipertanggung jawabkan oleh 7 OPD tersebut sebesar Rp1,7 miliar lebih.

Marthen menjelaskan bahwa uang persediaan (UP) adalah uang yang dikelola oleh bendahara pengeluaran untuk membiayai kegiatan-kegiatan yang mendesak di OPD di luar belanja modal.

Bacaan Lainnya

“Besaran anggaran yang belum dipertanggungjawabkan dari 7 OPD ini Rp. 1,7 miliar lebih. ,” Kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mimika, Marthen Malisa di Hotel Grand Mozza, Jumat (19/3/2021).

Menurut Marten, sejak akhir Desember batas waktu laporan pertanggung jawaban dana UP sampai dengan saat ini, 7 OPD tersebut belum memberikan laporannya. Bagi OPD yang tidak melakukan pertanggungjawaban penggunaan uang persediaan tahun 2020 akan berdampak dan sangat berpengaruh pada penetapan opini kabupaten.

“Tahun ini hampir semua OPD yang sudah mengajukan UP kecuali yang belum melakukan pertanggungjawaban UP tahun 2020 itu ada 7 OPD yang tidak kami proses,”jelasnya.

Marthen mengungkapkan karena belum juga dipertanggung jawabkan dan sudah lewat sehingga 7 OPD tersebut tidak bisa lagi menyerahkan laporan pertanggungjawaban melainkan mengembalikan uang cash yang telah digunakan.

“Berdasarkan hasil audit BPK itu harus mengembalikan dalam bentuk uang cash karena tidak bisa lagi dipertanggungjawabkan setelah lewat tahun anggaran,”ungkap Marthen.

Marthen menambahkan bahwa alasan dari 7 OPD yang belum melakukan pertanggungjawabkan sampai batas waktu 31 Desember 2020 macam-macam alasannya, ada yang beralaaan pergantian pejabat lama ke pejabat baru, uang diambil oleh Kepala OPD dan lainnya.

“Menurut saya itu sebenarnya bukan alasan, namanya penggunaan uang itu harus jelas. Sanksinya kita tidak proses UP tahun ini sebelum melakukan pengembalian UP tahun lalu,”ujarnya.

Reporter : Enol
Editor : Tahir

  • Whatsapp

Pos terkait