15 Bangunan Sekitar Bundaran SP2 Dibongkar

Pasukan Satpol PP saat melakukan Pembongkaran Rumah di SP2, Kamis (16/01)

 

Bacaan Lainnya

TIMIKA – Tabaos14     I      Kurang lebih sekitar 15 bangunan di sekitaran bundaran SP2, Kamis (16/01) dibongkar dan hingga berita ini rilis masih terus berlanjut, meskipun ada warga pemilik warung yang kecewa karena merasa tidak diberitahukan adanya pembongkaran hari ini.

“Saya memang baru tiga bulan berjualan disini, tapi saya merasa tidak ada pemberitahuan dari petugas Satpol PP. Hari ini, saya juga tidak tahu kalau ada pembongkaran. Kami sudah terlanjur masak banyak untuk dijual dan akhirnya makanannya mubajir, “ ujar salah satu pemilik warung yang diketahui bernama, Latif.

Menurut penjelasan Latif, dirinya juga hanya mengontrak rumah seorang warga, sehingga pemberitahuan mengenai pembongkaran ini sangat perlu agar warga sepertinya dan yang lainnya bisa bergegas.

“Memang ada Lurah datang, kasih tahu. Tetapi saat kita tanya, Lurah bilangnya, masih lama, bongkarnya. Eeh tahu-tahu, hari ini. Kalau begini kan bagaimana juga dengan makanan yang sudah saya masak, mau jualan, warung sudah hancur,” keluhnya

Dari penuturan beberapa warga, sangat bertolak berlakang dengan apa yang dijelaskan Kepala Kelurahan Timika Jaya, Abner Flassy yang saat itu ikut memantau pembongkaran didepan bundaran SP2 itu.

Menurut Abner, ia telah memberitahukan pemilik bangunan sejak Desember tahun lalu. Sehingga, tidak ada alasan bagi para pemilik bangunan untuk menolak.

“Pada dasarnya, mereka tidak menolak, mereka setuju saja. Kita juga sudah memberikan sosialisasi,” ujar Abner.

Katanya, total bangunan yang akan digusur ada kurang lebih 15 bangunan.

“Kita gusur bangunan yang mereka tambah-tambah, karena biasanya pedagang itu mereka majukan bangunan kedepan, untuk buat kios dan warung. Itu yang kita bongkar, kalau bangunan utamanya tidak,” jelas Lurah Abner

Selain itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP), Wellem Naa mengatakan, pengusuran ini akan terus dilakukan sesuai dengan perintah Bupati.

Bahkan pihaknya, sudah melakukan sosialisasi dan duduk bersama dengan para pemilik bangunan, beberapa bulan lalu.

“Kita bongkar semuanya, mau tidak mau, tetap harus dibongkar. Jangan menghalangi pembangunan,” ujar Willem Naa. (Lis)

Pos terkait